Mengetahui Rosa dipanggil Romi, Irsan pun bercerita pada Norma. Irsan tahu, Romi memanggil Rosa pasti masalah kejadian tamu tadi. Tamu yang meminta dipegang Rosa, atau dipegang perempuan. Irsan tahu kalau Romi adalah orang yang mudah emosi. Apalagi kalau masalah itu ada hubungannya dengan Rosa. Meskipun masalah itu bukan dari kesalahan Rosa. “Kak Nor, gawat! Rosa dipanggil Babe ke gudang. Jangan-jangan karena masalah tamu tadi yang marah-marah.” Ucap Irsan pada Norma. “Masa si San? Yang benar kalau kau berkata! Kok cuma Rosa yang dipanggil? Harusnya aku juga, masalah ini kan ada hubungannya sama aku. Justru aku yang meminta Rosa untuk memegang tamu yang refleksi, bukan Rosa sendiri.” Norma tampak terperanjat. Norma mengira masalahnya sudah selesai, ternyata Romi masih membahasnya. “Iy

