MEMPERSIAPKAN DIRI PART 01

1047 Kata
" Tokk.. Tokk.. " Suara ketukan pintu " Permisi Bu ini air minum nya " Ujar ART sambil memberikan air minum " Ahh iyahh bii,makasih ya " Ucap Alma sambil mengambil air minum. " Iyahh Bu ,,sama sama " Jawab ART dia pun keluar dari kamar Zea " Sayang minum duluu " Ujar Alma sambil memberikan air minum kepada putrinya " Kamu kenapa nak " Tanya Zaine Louise " Kita kerumah sakit yaa " Ujar Alma Zea pun menggelengkan kepalanya. " Yaudah mamah infus kamu vitamin ya,bibi bilang kamu belum makan sedari tadi pulang " Ucap Alma . Zea pun mengangguk dan menuruti perkataan ibunya . Alma yang mengambil alat infusan dan juga vitamin untuk putrinya . Alma pun mulai menyuntik jarum infus dan memberikan cairan vitamin untuk putrinya . " Kamu kenapa sayang coba cerita sama mamah " Tanya Alma Zea hanya menggelengkan kepalanya " Uuhhmmm pahh aku minta permintaan bolehh " Ucap Zea " Tentu saja boleh sayang tumben kamu minta sesuatu coba sebutkan kamu mau apa?? nanti papa belikan " Ujar Zaine Louise " Bisakah papah membangun rumah yang terbuat dari panel Surya " Ucap Zea " Hahh buat Apaaa nakk " Tanya Alma " Nanti juga kalian akan tau, apa papah bisa mencarikan lahannya yang jauh dari pemukiman penduduk " Ujar Zea " Uhhmmm bisa sayang nanti papah cari rumah yang jauh dari penduduk " Ujar Zaine Louise " Makasih pahh " Ucap Zea " Iyahh sayang,tapi kenapa kamu pengen rumah yang ada panel Surya nya " Tanya Zaine Louise " Gapapa kok pahh biar lebih hemat ajah gituh ehhehe " Ucap Zea karena belum waktunya dia kasih tau kepada keluarganya apa yang akan terjadi . Hari pun menjelang pagii seperti biasa keluarga Zea melakukan sarapan pagi setelah sarapan mamah papahnya pergi kerja,Zea dan juga Zeeva pun pergi kesekolahhnya . ***SMA HIS JAKARTA*** Sekolah Zea dan Zeeva pun sama cuma bedanya saat ini adiknya masih SMP jadi gedungnya 15 menit dari gedung sekolah Zea . " Ehh syuutt si Zeaa datang tuhh " " Mending kita menjauh dehh ngerii juga gak sihh semenjak kejadian ituu " " Iyahh tuh benar mungkin kalau dia gak bermimpi gitu gak akan jadi kenyataan dan gak akan ada tragedi mengerikan seperti itu " " Apaan sihh kalian kok malah julid gitu sama Zea harusnya kalian tuh bersyukur kalau bukan karena Zea kalian semua sekarang udah matii " Ucap Putri merasa kesalll terhadap teman sekelasnya Zea yang melihat itu gak tau harus bilang apa diapun hanya terdiam dan melangkahkan kakinya menuju kearah meja " Zee ,, lu gapapa kan " Tanya Putri Zea pun mengangguk sambil tersenyum kepada putri . " Maaff ya Zee ,semalem gue gak bales chat lu karena gue pengennya lu yang ngasih tau secara langsung dan gue juga agak kaget sihh pas baca chat lu jadi gue bingung mau balesnya kek gimana, untuk teman teman jadi begini karena si Amel ngeliat hp gue, gak sengaja dia baca chat dari lu,terus dia sebarin ke anak anak yang lain " Putri mencoba menjelaskan semuanya kepada Zea " Iyahh gapapa kok put, lagian itu semua benar ada nya " Ucap Zea " Heyy Zee kata Bu Anis lu disuruh keruang konseling tuh " Ujar Amell " Hahh ngapain " Tanya putri " Ya mana gue tau mungkin gagara mimpinya jadi kenyataan kalii " Ujar ketus Amel " Ihh seremm banget gak sihh " " Iyahh benarr sebuah mimpi menjadi kenyataan benar benar seram " " Zee lu gak usah dekat dekat gue dehh nanti yang ada lu mimpiin gue yang anehh terus malah jadi kenyataan gak mau banget gue " Ucap salah satu teman kelasnya Zea " Apaa apaan sihh kalian ,kemarin ke Bu Anis kalian antusias berterima kasih tapi kenapa ke Zea kalian seperti ini sihh tau gituh mending Zea gak usah mengkhawatirkan kalian biar kalian mati ajah Sono " Herdik ketus putri sontak membuat teman temannya pada terdiam dengan apa yang diucapkan putri . " Udahh Zee gue temenin lu keruang konseling " Ujar putri Zea pun mengangguk . Putri dan Zea pun melangkahkan kakinya menuju kearah ruang konseling yang mana disitu memang ada Bu Aniss " Tokk.. Tokk.. " Mereke mengetuk pintu " Permisi Buu " Ucap mereka berdua " iyahh Zee masukk ajahh, ehh lohh putri kenapa disini " Tanya Bu Anis " Aku nemenin Zea Bu " Jawab Putri " Ibu mau mengobrol 4 mata sama Zea ajah putt ,kamu mending tunggu diluar " Ujar Bu aniss " Gapapa Bu,putri di sini aja aku juga mau ada yang diobrolin sama ibu dan juga putri " Ujar Zea Bu Anis dan juga putri saling memandang karena mereka gak tau Zea mau ngomong soal apa kemereka akhirnya mereka pun mengobrol ber 3 " Kamu mau ngobrol apa Zee " Tanya Bu Anis " Apa ibu percaya zombie " Ujar Zea " Hahh zombie gak salah lu Zee " Ujar putri " Nggak aku seriuss " Ucap Zea " Seperti yang kalian tau mimpiku menjadi kenyataan sama persis mimpi yang semalem aku mimpikan " Ucap Zea " Lu mimpi soal zombie " Tanya Putri " Bu Aniss kita harus mempersiapkan segalanya Bu " Ujar Zea " Hahahah Zee gak usah terbawa suasana zombie itu cuma ada di film aja Zee " Ucap Putri " Syuutt kamu diamlah putt biar Zea jelaskan dengan detail, apa yang kamu lihat dalam mimpimu Zee " Tanya Bu Anis " Aku bermimpi banyak sekali orang orang yang menyerang orang lain tanpa pandang bulu,langit yang hitam pekat,udara yang sesakk,dan orang orang yang berubah menjadi seperti kanibal,tapi mereka bukan kanibal setiap orang yang tergigit langsung terkena infeksi dan berubah menjadi sosok yang mengerikan,matanya berubah menjadi merah lalu menyerang setiap orang,aku melihat keluargaku berubah menjadi sosok itu,dan mereka menyerangku saat aku terbangun dari mimpiku rasa sakit yang aku rasakan di tangan dan perutku begitu terasa seperti benar benar digigit mereka " Zea pun menjelaskan secara detail . " Jadi maksudmu mimpi itu akan jadi kenyataan " Tanya Bu Anis " Benar Bu karena itu kita harus mempersiapkan diri kita,aku tau mungkin kalian pikir aku ini orangnya gak masuk akal dan hanya berhalusinasi tapi Bu lebih baik kita mempersiapkan segalanya karena kita gak tau apa yang akan terjadi kedepannya " Ujar Zea Tanpa mereka sadari ternyata ada yang diam diam merekam percakapan mereka .
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN