MIMPI YANG MENJADI KENYATAAN

1017 Kata
Bu Anis adalah guru wali kelas Zea dia pun pergi bergegas kearah wahana tempat para muridnya berada . " Ibuu hikkss " Para murid pun berlarian mengarah kepada gurunya " Ada apa ? kalian kenapa kok pada pucat semua muka kalian " Tanya gurunya " Makasihh Buu ibu udah nyelamatin kitaa hikkss " Ucap mereka sambil memeluk gurunya " Hahh maksudnya apaa ?? " Tanya gurunya yang kebingungan " Mohon maaff buat para pengunjung dimohonkan menjauh dari lokasi wahana " Gurunya yang melihat itu semakin kebingungan . " Maaff pak ini ada apa yaa " " Mohon maaff Bu sebaiknya ibu menjauh dari sini soalnya ada kecelakaan " " Kecelakaan apaa maksudnya pak " Disisi lain Zea yang saat ini berada didalam bus merasa gelisah karena gak ada kabar lagi dari grup chat . " Neng Zea , udah mendingan neng " Tanya supir bus " Ahh udahh kok pak " Jawab Zea sambil tersenyum " Syukur Alhamdulillah,, udah makan neng mau bpk belikan makanan " " Gapapa pak Asep gak usah aku juga belum lapar " " Ohh iyahh kalau gituu pak Asep keluar dulu ya biasa mau merokok hehe " " Iyahh pakk " Saat pak Asep mau keluar tiba tiba terdengar suara sirine mobil polisi dan juga sirine mobil ambulance yang datang bersamaan " Degg .. Degg .." Suara degup jantung Zea yang begitu cepat . " Ada apa yaaa kenapa tiba² banyak mobil polis dan ambulan " Ujar pak Asep yang kebingungan " Apakah mimpiku menjadi kenyataan , bagaimana nasib teman temanku " Gumam Zea **Wahana Dufan** Bu Anis yang saat ini bersama para muridnya pun syokk apa yang dia dengar dari cerita murid muridnya itu . " Ibu kok bisa tau kalau wahana itu bahaya " " Iyahh untung ajaa kita dengerin nasihat ibu " " Kita gak bisa ngebayangin gimana jadi nya kalau kita yang beneran jatuh dari ketinggian itu " " Makasihh Buu " Sedangkan Bu Anis hanya terdiam dia gak berkata sepatah katapun. Sedangkan para polisi saat ini sudah berada didalam wahana lokasi kejadian dia pun mulai menanyai gimana awal ceritanya kepada para penjaga juga pengunjung . Beberapa saat kemudian Bu Aniss membawa para muridnya ke tempat parkiran buss . " Ahhh zeeaaa ,lu gak bakalan nyangka apa yang kita alami tadi " " Iyahh tadi tuh benar benar mengerikan banget untung Bu Anis melarang kita " " Ehh Zee lu udah gapapakan " Zea pun mengangguk. " Syukurlah,, tapi tadi lu kenapa lu gak beneran kesurupan kan " Zea cuma menggelengkan kepalanya sambil tersenyum kepada temannya " Keknya gue gak bakal bisa tidur malam ini " " Iyahh benarr sama gue jugaa " " Apa ada yang selamat ya " " Mudah mudahan saja adaa " " Kasian bangett ngerii ihh jatuh dari ketinggian segitu " " Iyahh bener banget tuhh " " Sudah sudah gak usah dibahas kalian duduklah ditempat duduk masing masing kita pulang " Ujar Bu Aniss Bu Aniss yang saat ini terdiam memikirkan apa yang sebenarnya terjadi dan kenapa Zea tau apa yang akan terjadi pada wahana itu . Buss pun mulai pergi meninggalkan Dufan . dalam perjalanan para murid masih saja bergosip menceritakan kejadian tadii . Sedangkan Zea dia merasa sedih tidak bisa menyelamatkan yang lainnya sehingga akhirnya memakan korban yang begitu banyak dia pun merasa bersalah akan hal itu . Bu Aniss yang melihat Zea seperti itu pun menghampiri muridnya " Sudah gapapa ,itu bukan salah mu Zee " Ujar gurunya menenangkan muridnya " Bu anisss ,hikkss inii salah zeaa Buu " Zea pun mulai menangis memeluk ibu gurunya " Sshuuttt ,kamu gak salah itu bukan kesalahanmu juga,,sudah jalan takdirnya seperti itu jangan menyalahkan dirimu sendiri " Ucap Bu Aniss sambil menepuk² punggung Zeaa agar Zea tenang . " Ehh si Zea kenapa tuhh " " Nangis lagii ???" " Buu Zea kesurupan lagii " " Syuutt diamm jangan ngomong sembarangan " Ujar gurunya . Zeaa sekarng mulai sedikit tenang . Setelah 30 menit dia menangis sampai matanya keliatan sembab bangett . " Makasih Buu " Ujar Zea karena gurunya sedari tadi gak beranjak sampai Zea benar benar merasa tenang . " Iyahh sama sama " Perjalanan mereka dari Dufan kesekolahnya kurang lebih 3 jam . Mereka pun sampai diparkiran Sekolah nya jam 18.35 Sore . " Aahh badanku pegall kalii " " Samaaa nihh gue jugaa " " Lu udah pada dijemput belumm " " Belumm nih keknya bentar lagii " Zea yang saat ini sedang menunggu jemputan supirnya gak lama supirnya pun datang. " Gue duluan ya gays " Ujar Zea " Iyah Zee hati hati " Zea pun menaiki mobilnya dia pun pergi meninggalkan sekolah . " Ehh luu pada sadar gak sihh ?? tadi waktu didufan tuh si Zea beneran aneh bangett " " Iyahh bener kenapa dia ?? " " Gak tau ,,ehh putri lu kan sahabat dekatnya lu tau gak si Zea tadi kenapa ? " Tanya salah satu teman kelasnya " Mana gue tau ,si Zea juga gak cerita apa apa lagian kata Bu Anis Zea cuma kecapean ajah gak usah bergosip dibelakang " Ujarr Putri " Ahh elahh gak asyik lu,yang namanya gosipin orang ya dibelakang orangnya lah anehh " Jawab mereka Saat ini Zea berada dalam perjalanan menuju kearah rumahnya jarak antara rumah dan sekolahnya sekitar 30menit . " Pak Agus mamah sama papah udah pulang " Tanya Zea " Belumm non Zea " Jawab pak Agus supir keluarga Zeaa " Hmmm nanti kita mampir dulu di Alfamart ya pak " Ujar Zea " Baikk non Zea " Jawab Pak Agus Selama dalam perjalanan Zea pun berhenti di Alfamart dia pun turun dari mobilnya dan memasuki Alfamart Dia membeli beberapa cemilan abis tuh dia membayarnya kekasir . " Totalnya 117.500 " Ucap kakak kasirnya Zea pun memberikan uang cash 120 RB . Dia pun pergi keluar dan naik mobil nya lagi " Pak Agus nihh " Zea memberikan Snack dan juga minuman dingin kepada pak agus " Makasihh non Zea " Jawab pak agus " Sama sama pak " Ucap Zea sambil tersenyum Mereka pun pergi dan melanjutkan perjalananya menuju kearah rumahnya .
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN