Bab 33: Nanti Saja

1915 Kata

“Jadi, kamu bakal tinggal berdua saja dengan Mas Khafi setelah kalian menikah?” Meski tidak mengerti mengapa Nadhifa bertanya begitu, Arisha mengangguk. Dia baru saja menceritakan semua hal yang dibahas bersama Khafi dan orang tuanya pada pertemuan terakhir mereka. Nadhifa tidak mengatakan apa-apa selama dia bercerita. Sang sahabat hanya mengangguk-angguk. Sekarang, pertanyaan pertama akhirnya meluncur dari mulut Nadhifa. “Bukankah sedikit canggung? Akan lebih baik kalau kami tinggal sama nenek Hilya dan adik-adik Mas Khafi. Lebih ramai, kan?” Terus terang saja, Arisha sudah cukup senang karena Khafi memiliki nenek yang sangat perhatian. Juga ada Zaina yang sangat lucu dan bisa menemani dirinya berhaha-hihi. Kemudian, harapan itu lenyap seketika saat dia tahu Khafi tinggal seorang diri

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN