Bab 60: Salahku

1852 Kata

Satu persatu mimpi buruk di masa lalu berputar di kepala. Orang yang tergeletak di tanah. Darah yang mengalir. Teriakan orang meminta tolong. Semua terpampang jelas di mata Khafi. Seakan dia baru saja menyaksikan kejadian itu. Matanya nanar menatap orang-orang tercinta yang  terbaring tak berdaya. “Bos, Bu Arisha harus segera dibawa ke rumah sakit,” ujar seseorang yang menahan tubuh Khafi. Pria berjas mendongak. Dia mengenal siapa penolongnya itu. Salah satu penjaganya. Mendengar ucapan sang penjaga, Khafi segera berlari ke arah Arisha. Dia mengambil alih istrinya yang sempat ditolong oleh seorang wanita. Kedua matanya panas saat membelai wajah Arisha yang tampak tenang. Jantungnya seakan berhenti berdetak melihat kedua mata Arisha yang terpejam dengan sangat rapat. “Arisha, kamu bisa d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN