"Bun, bun..." Khai menopang dagu di sebelah box bayi yang ada di kamar rawat sang ibu. "ini adeknya kenapa gak cantik kayak dek Rara ya?" tanya bocah kecil itu keheranan. "Lho kan adek bayinya cowok nak." jawab Maisha sambil menahan senyum. "Oh ... jadi adek yang ini cowok ya, kayak aku gitu? Bukan kayak dek Rara ya?" sambung Khai sembari mengangguk paham. "Iya, adeknya kan cowok. Katanya Khai pengen adek cowok biar bisa diajak main bola?" Ferdian mendekat dan mengangkat Khai agar duduk di atas pangkuannya. Sejak diperbolehkan masuk ruang perawatan Maisha pasca melahirkan, Khai memang tampak antusias menanyakan segala hal tentang adiknya yang baru lahir. "Gimana mau main bola sih Yah, kakinya adek kecil gitu?" Khai menunjuk kaki kecil bayi Maisha dengan telunjuk gemuknya. "Kalau bar
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


