●✿●✿●✿● Ferdi terbangun dari tidurnya ketika merasakan tangan Maisha dalam genggamannya sedikit bergerak. Sontak ia berdiri mendekatkan tubuh dan membelai pipi istrinya pelan. "Udah bangun cantik?" ucapnya sepelan mungkin agak pak Hilman, mertuanya yang tertidur di sofa panjang belakangnya tak ikut terbangun. Ia tak ingin mengejutkan ayah mertuanya yang sudah cukup shock mendengar kecelakaan yang menimpa putrinya. Kedua orang tua dan Arumi, salah satu kakaknya Maisha langsung terbang ke Surabaya begitu mendengar musibah yang menimpa putri bungsunya. "Hmm...." jawab Maisha perlahan membuka matanya "Mana yang sakit? Mas panggilin dokter yaa.." tanya Ferdi cemas "Jam berapa sekarang?" "Setengah 3 pagi, kamu butuh apa sayang?" Ferdi melirik jam tangannya "Haus" jawab Maisha pendek, ta

