43 ~ Berdamai dengan Masa Lalu

1377 Kata

●✿●✿●✿● "Bundaaaa..." teriak Khai melengking lantas menerobos masuk ke dalam kamar orang tuanya, berlari kecil lalu mencium kedua pipi Maisha secara bergantian "Yaaaah, kok dedeknya tidur lagi sih?" tanyanya begitu melihat sang adik yang tertidur pulas didalam box bayi yang sengaja Maisha letakkan disebelah tempat tidurnya. "Iya sayang, dedek bayi kan sukanya tidur, jadi begitu kenyang nenen dia tidur lagi deh" Maisha mengangkat tubuh mungil Khai untuk berdiri diatas ranjang agar leluasa melihat adik kecilnya. "But I wanna play with dedek Rara bun.... trus trus aku mau kenalin dek Rara ke Kinza juga loh?" dengus Khai dengan sedikit nada kecewa "Kinza? siapa Kinza?" Maisha mengerutkan keningnya penuh tanya, karena baru pertama kali mendengar nama itu. "Kinza...adeknya papa Arga, tuh b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN