Pintu ruangan tempat Ray di kurung kembali terbuka. Seseorang masuk membawa nampan makanan dan saat ia melepas paksa lakban dimulut Ray, gadis itu kembali meringis. Ditambah ikatan di tangan dan kaki yang sangat kuat, membuatnya tak dapat bergerak kemana pun. "Buka mulut." Dingin lelaki itu menyodorkan sesendok makanan namun Ray memalingkan wajah. "BUKA!!" bentak lelaki itu menarik paksa rahang Ray agar gadis itu membuka mulut untuk menyantap makanan. "Hiks..." Ray menggeleng tak dapat melawan saat lelaki itu kembali menciumi pipinya. "Lepasin..." pinta Ray tak membuat lelaki itu menghentikan aksi kejinya. Prankssss!!! Ray memberontak secara paksa hingga membuat piring makanan tersebut terjatuh kelantai bersamaan dengan dirinya yang masih terikat dikursi. "Aww..." Ray meringis saat

