"Sabar, Bro! Gue cuma punya urusan sama saudara kembar lo si Raka. Bukan lo! So, lo enggak usah nganggap gue sebagai ancaman juga," kata Kevin santai. Namun, tangan Aditya kian kuat terkepal. Indria hanya diam, tubuhnya menegang. Atmosfer di tempat yang digunakan untuk berpijak sekarang mendadak lebih mencekam. Tatapan mengerikan saling dilayangkan oleh kedua pria itu. Entahlah masalah seperti apa yang dulu terjadi dia juga tak tahu-menahu. "Raka saudara gue! Kalau lo berani melakukan hal yang macam-macam lagi seperti hari ini, gue jamin hidup lo enggak akan tenang!" ancam Aditya. Dia tidak ingin Indria terseret masuk ke lingkaran permasalahan yang ada dan malah menjadi korban. "Lo ngancam gue, Dit? Gue juga enggak akan bisa hidup tenang kalau si Raka belum dapat balasan dari apa yang p

