"Apakah menurutmu aku masih memiliki kesempatan untuk menjadi Ayah yang baik?" tanya Aditya spontan. Wanita itu diam sejenak sambil memeluk bayinya. "Apa maksudmu?" Indria balik bertanya dengan nada dingin untuk menutupi rasa takut yang mulai menyusup. "Mahesa dan Raka sudah menunjukkan kalau mereka layak menjadi Ayah yang baik dan bertanggung jawab. Sedangkan gue? Gue enggak lebih dari seorang pria berengsek," jawab Aditya sarat akan emosi. Dia sangat sadar jika dia hanyalah pria berengsek yang bahkan untuk mengurus dirinya sendiri saja tak becus apalagi membina kehidupan rumah tangga. "Cuma kamu yang mampu mengubahnya, Aditya. Tapi, tidak ada yang mudah. Semua perlu perjuangan dan pengorbanan," balas Indria penuh penekanan. Termasuk memperoleh maaf darimu? Sejauh apa gue mesti berjua

