41

843 Kata

Dengan langkah gontai dan jauh dari kata bersemangat. Dia masuk ke ruangan yang biasa mereka serta Rendra gunakan untuk tidur. Saat membuka pintu, terlihatlah kamar yang kosong tak berpenghuni. Raka tahu Indria pasti sedang menghindar dan enggan bertemu dengannya. Pria itu melirik jam dinding yang menunjukkan pukul 06.40 wita, dia harus segera bersiap-siap agar tidak terlambat tiba di kantor. Raka langsung mengambil handuk dan membersihkan diri di kamar mandi. Tapi tetap saja pikirannya kacau, tak tenang. Sekitar 20 menit kemudian, dia keluar dari kamar lengkap dengan pakaian kerja, sepatu dan tas berisi dokumen-dokumen. Walau hubungan mereka sedang berada dalam fase tidak baik namun Indria masih ingat menyiapkan pakaian dan sarapan untuk pria itu. Raka hanya mampu tersenyum tipis menda

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN