44

802 Kata

Bukankah dia terlihat bak pengecut yang hanya mampu menyesal dan berharap semua dapat diperbaiki setelah berhasil menyakiti dan menabur luka dalam hidup wanita yang bahkan tak mempunyai salah apapun terhadapnya? Sudah dipastikan dia memang seorang pengecut yang dulu, bahkan terlalu takut untuk memperjuangkan cintanya pada Indria dengan cara yang pantas bukan malah balik menghancurkan. Penyesalan tidak akan ada gunanya sekarang. Aditya sadar jika wanita itu masih menyimpan kebencian yang begitu dalam dan sulit untuk memberi maaf. Di satu sisi dia tak ingin terus mengemis agar Indria mau memaafkan dirinya. Aditya tak mau memaksa, biarlah nanti wanita itu memberikan kata maaf secara tulus dari hati bukan sekadar hanya terucap di mulut. Yang terpenting kini untuknya adalah selalu berusaha be

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN