35

958 Kata

Menu sarapan yang disajikan Indria pagi ini untuk Raka adalah nasi goreng dan telur mata sapi, menu favorit suaminya. Walau, di rumah mereka memperkerjakan seorang asisten rumah tangga tapi untuk keperluan Raka terutama dalam urusan menyiapkan sarapan dan pakaian kantor, Indria memilih mengerjakannya sendiri. Benar, kewajiban sebagai seorang istri. Meskipunx dia telah mengetahui dengan pasti perasaan pria itu kepadanya, namun sungguh Indria belum siap melakukan kontak fisik lebih dari sekadar berciuman. Apalagi, saat mengingat peristiwa di mana dia disentuh secara paksa oleh Aditya, ketakutannya seketika muncul. Trauma? Entahlah dia juga tak paham. Lantas bagaimana dengan Raka? Dia memang sadar betul dan tahu bahwa Indria masih ragu menyerahkan diri seutuhnya. Dia tak ingin memaksa atau

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN