37

745 Kata

Meski berada di ruang tamu, Indria masih dapat mendengar sayup-sayup pertengkaran antara sang suami dengan seorang perempuan yang entahlah dia tak tahu siapa namanya karena ia sama sekali tidak pernah bertemu bahkan mengenal wanita itu. Indria sudah menangkap semua pembicaraan mereka dari awal, terhitung sejak Raka membukakan pintu dan wanita itu menggumamkan kalimat bernada 'sayang' serta berkeinginan memeluk suaminya. Apalagi saat wanita itu berteriak di depan Rendra, seketika dia tak bisa menahan diri untuk menghampiri dua orang yang tengah terlibat persitegangan tersebut. Indria tidak mau anaknya turut menjadi korban. Beberapa patah kata dalam dialog mereka berhasil melekat di pikirannya. Sayang? Panggilan yang cukup intim dan mesra untuk diberikan kaum hawa pada seorang pria. Indria

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN