Icha tentu saja berontak saat sang mama membawanya ke psikiater, ia menolak masuk klinik dan begitu marah karena di anggap mengidap gangguan kejiwaan. Icha kemudian menatap tajam sang mama, ia yakin kalau mamanya telah dihasut Tari dan Kania karena hanya dua perempuan itulah yang menudingnya memiliki penyakit jiwa. "Katakan mah siapa yang menyuruh mama membawa Icha ke tempat terkutuk ini?" geram Icha marah. "Gak ada tapi kamu memang harus memeriksakan diri sayang" ucap Nilam pada putrinya. "Tari dan Kania kan yang sudah menghasut mama? dua orang itu sudah menuding Icha memiliki gangguan jiwa, iyakan mah mereka kan yang sudah menghasut mama?" geram Icha. "Tidak siapa pun Cha tapi memang sudah seharusnya kamu memeriksakan diri" ucap Nilam pada sang putri. "Jangan bohong mah, Icha yakin

