Bab 54

830 Kata

Bintang tengah sibuk dengan beberapa map yang menumpuk disamping laptopnya, pria tampan itu sesekali menenggak kopinya yang sudah mulai dingin. Tengah fokus dengan tumpukan berkasnya pintu ruangannya terbuka dan terlihat Icha memasuki ruangannya. "Ngapain lo?" Bintang tak peduli akan kedatangan sepupunya tersebut ia masih fokus dengan tumpukan mapnya. "Gak boleh gue kemari? gue mau mengajak lo makan siang" Icha duduk tepat di depan meja Bintang dan menyilangkan kaki jenjangnya memperlihatkan pahanya yang mulus. "Gue gak keluar, supir mengantar masakan rumah buatan istri gue" "Emang Tari bisa masak?" ucap Icha sangsi. "Tentu saja bisa, awal menikah ya dia memang gak pandai memasak, tapi seiring berjalannya waktu dia perlahan bisa dan sekarang dia pandai memanjakan lidahku" "Oh" Icha

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN