Bab 56

827 Kata

Bintang menatap Luna yang saat ini duduk di depannya, perempuan itu terlihat kacau dan hancur, pandangan matanya kosong seolah tanpa arah. Bintang tak menyangka Luna akan seperti ini, karena Luna yang dulu dikenalnya adalah gadis periang dan sangat cerdas. Bintang menghembuskan nafasnya sebentar lalu mengambil cangkir kopinya dan perlahan menghirupnya. "Kamu gapapa?" "Pertanyaan basi Bin, kamu pasti sudah tau apa yang terjadi padaku kan, kak Kania pasti sudah cerita kan" "Bagaimana bisa Lun? kenapa bisa seperti ini?" "Entahlah Bin, saat itu aku benar-benar kacau. Aku... aku memutuskan pergi ke club mencari hiburan, aku juga perlu pelampiasan" "Tapi tidak bergaul bebas dengan sembarang pria Lun" "Sudahlah... percuma kamu menasehatiku sekarang semua sudah terlambat Bin, nasi sudah jad

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN