Tenggorokan Bintang tercekat kala mendapat kabar Tari kecelakaan saat dalam perjalanan menuju kediaman orang tuanya, ia merutuki kebodohannya yang tak sempat menjelaskan kesalahpahaman istrinya tersebut, dan itu juga menyesali karena membiarkan saja saat Tari memilih pergi dari rumah. Bergegas Bintang menuju rumah sakit tempat Tari dilarikan, tak lupa ia mengabari keluarganya. Keringat dingin mengucur di pelipis Bintang kala ia membayangkan kondisi Tari dan calon anaknya, belum lagi kemarahan orang tuanya karena kelalaiannya menjaga Tari. Dari parkiran Bintang berlari menuju UGD, ia mencari keberadaan istrinya dan seorang perawat pun menunjukkan tempat di mana Mila tengah ditangani. Bintang menunggu di luar, ia terlihat tak tenang dan benar-benar mencemaskan kondisi istrinya. Tak bersela

