Tari terbangun dengan tubuh polosnya, ia berada dalam dekapan Bintang dan berada di satu selimut yang sama dengan pria itu. Tari kembali terhenyak ketinya menyadari apa yang sudah ia dan Bintang lakukan kemarin malam, dan rasa bersalah pun kembali mengusai dirinya, ia kembali merasa bersalah pada Luna atas apa yang sudah ia dan Bintang lakukan. "Selamat pagi" terdengar suara serak seorang pria memyapa indra pendengarannya. "Apa yang sudah kita lakukan?" ucap Tari. "Apa? gak ada yang salahkan? apa yang kita lakukan sah-sah saja, kamu menjalankan kewajibanmu dan aku mendapat hakku" ucap Bintang. "Tapi ini salah Bin, kita kembali mengkhianati Luna" ucap Tari dengan rasa bersalahnya. "Mengkhianati apa? apa yang kita lakukan sama sekali gak salah. Tar kita ini suami istri dan apa yang.kita

