Kenyamanan dan pelayanan yang Bintang dapatkan dari Tari perlahan membuat pria itu lupa akan cintanya pada sosok Luna, dan perlahan pula tanpa Bintang sadari kehadiran Tari menggeser Luna dari dalam hatinya. Keposesifan Bintang mulai terlihat, ia mulai ikut campur dan membatasi segala kegiatan Tari di luar rumah, Tari tentu saja protes karena Bintang sudah melanggar perjanjian mereka, perjanjian yang telah mereka buat saat telah sah menjadi suami istri. Berbanding terbalik dengan apa yang Bintang rasakan Tari justru masih saja cuek dan tak peduli apa pun yang pria itu lakukan di luar sana. --- Pagi ini seperti biasanya di hari libur Tari tetap melakukan rutinitasnya yakni menyiapkan pakaian yang akan Bintang kenakan lalu menemaninya sarapan. "Bin ayo bangun" panggil Tari seraya membuk

