Bab 43

1108 Kata

"Gimana dengan Pelangi? Dia baik-baik saja, kan?" Tanya Kenan yang kini memasuki kamar Clara. Dilihat pelangi baru saja selesai dimandikan dengan air hangat. "Badannya udah nggak panas sih." Kenan mendekati Pelangi. Entah kenapa rasanya merindukan untuk menggendong Pelangi. "Harusnya namanya diganti jadi Bintang, karena kenyataannya sekarang dia adalah milik aku." "Maksud kamu apa?" "Kamu tau dong sekarang aku yang memegang kendali atas kamu dan bayi ini. Aku sebelumnya memiliki bayi dan sayangnya anakku harus meninggal. Jadi, sekarang hanya dia yang bisa melepaskan rasa rindu saya terhadap Bintang anak saya." "Tapi dia bukan anak kamu, Kenan. Dia anak aku." Kenan tidak menjawab. Kali ini dia akan membawa Pelangi bersamanya. Nanti setelah anak itu tertidur dia akan mengembalikan ke

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN