Bab 16

1942 Kata

"Kamu boleh pergi dari sini, angkat kaki dari rumah ini, cintain laki-laki yang cinta juga sama kamu. Capai cita-cita kamu itu. terserah kamu, aku gak akan paksa kamu lagi, aku bisa batalin pernikahan kita sekarang juga." Setetes cairan hangat dan bening jatuh menelesuri pipi Clara yang memandang Arsya tak percaya, kini kedua bola matanya sudah digenangi air mata. Ulu hatinya terasa begitu perih. Satu pertanyaan yang selama ini menghantuinya akhirnya terungkap. Mengungkapkan sebuah jawaban yang begitu menyakitkan dan mematahkan hatinya. "Tapi kalau kamu masih taruh kepercayaan buat aku, tinggal di sini, di sisi aku. ," matanya memicing tajam. Dan tanpa sepengetahuan Clara, Arsya pun merasa sakit hati atas perkataan yang Clara lontarkan untuknya. Dengan mata yang berkaca-kaca dan luapan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN