Bab 48

1210 Kata

Arsya yang masih sibuk dengan urusan kantor tidak begitu ingin tau dengan notifikasi yang masuk. Karena dia ingin fokus mengerjakan apa yang tertinggal selama dia frustasi karena di tinggal Clara dan karena Gio yang sakit. Arfan yang menunggu balasan dari Arsya pun tak tinggal diam. Dia langsung mengikuti kemana perginya Clara. "Kenan, boleh tidak, aku sesekali keluar?" Kenan hanya menyimak menunggu ucapan Clara yang terdengar ragu-ragu. "Aku pengen keluar rumah, sesekali. Mau belanja juga kalau aku lagi pengen sesuatu. kalau kamu takut kabur, kamu jangan khawatir. Aku gak bawa Pelangi." Clara menjelaskan panjang lebar kepada Kenan. Keluar yang Clara maksud adalah untuk melihat Gio karena semenjak dia bersama Kenan baru sekali Clara menjenguk Gio. Tapi hati ini atau mungkin besok Clara

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN