Bab 62

1747 Kata

Kenan sudah selesai membayar semua barang belanjaannya. Dan sekarang mereka sudah kembali berada di mobil. Pelangi sempat terbangun karena tadi saat duduk di kursi ada anak kecil yang membawa sebuah balon dan balon itu meletus sehingga Pelangi kaget dan terbangun. Saat Pelangi menangis Kenan langsung berinisiatif untuk segera menggendong Pelangi karena kebetulan Kenan sudah selesai transaksi di kasir. Hal itu pun tak luput dari pandangan orang di sana. Siapapun yang melihatnya pasti berpikir jika Kenan adalah suami siaga. "Pelangi masih sedih gak?" Kenan mengelus pipi Pelangi yang sedang di pangkuan Clara. "Udah, gak lagi, papa." Clara menirukan suara anak-anak untuk menjawab pertanyaan Kenan. Clara memang sudah tidak canggung lagi membiasakan Pelangi memanggil Kenan papa. Karena Kenan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN