*** "Nek, kenapa Gio tidak di ditakdirkan punya Mama?" tanya Gio ketika dia sudah sampai di kamarnya bersama sang Nenek. Riya mengambil tempat di samping Gio, memegang kedua pundak anak itu sebelum mengusap matanya. "Gio, jangan ngomong seperti itu..." Belum selesai bicara Omongan Riya sudah di potong Gio. "Buktinya, Nek. Sampai saat ini mama tidak pulang. Padahal Gio rindu Mama." Riya tidak bisa lagi menahan kesedihannya hingga satu tetes air mata lolos begitu saja. Namun ia segera menghapus air mata itu supaya gio tidak melihatnya. "Hmm... Gio? beginilah kehidupan, Nak! Kita tidak bisa mengatur kehidupan sesuai apa yang kita mau. Kita hanya bisa menjalani dan berdoa semoga kita di berikan yang terbaik. Jika kita memiliki masalah hidup yang berat itu artinya akan ada hadiah yang akan

