Bab 64

2704 Kata

"Kamu kalau mau ikut jadi teman aku juga boleh." Gio malah menawarkan pertemanan kepada Davi, namun Davi yang memiliki gengsi setinggi langit itu hanya diam saja tidak berkomentar apapun. Davi melipat kedua tangannya lalu berjalan ke dalam kelas meninggalkannya Gio yang masih duduk menunggu Cia. Beberapa saat setelah Davi meninggalkan Gio, tampak Cia sedang berjalan ke arah Gio, Cia berjalan berjalan dengan sedikit tergesa, sebab takut jika bel masuk berbunyi. "Haiii... " Cia melambaikan tangan ke arah Gio. "Cia, kok tumben kamu terlambat?" "Iya, Gio tadi ban mobil Papa aku meledak, jadinya aku harus nunggu pak supir ganti ban dengan ban serap." "Oooh, aku kira tadi kamu nggak masuk." "Tentu saja aku masuk Gio. Aku gak bakalan libur kalau tidak sakit atau ada acara yang mewajibkan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN