Pria itu adalah suami wanita cantik berrambut cokelat terang panjang yang beberapa hari lalu datang ke pameran setelah lukisanku hilang. Wanita yang baik, dengan senyum sehangat matahari bulan Maret. Sedangkan pria dihadapanku ini hanya mengingatkanku akan musim dingin. Matanya seperti langit siang musim dingin, rambut keperakannya seperti salju yang menumpuk di perumahan lama daerah Skandinavia, suaranya yang menyapaku terdengar berat dan kering seperti angin utara. Ia tiba-tiba saja menemuiku di apartemen sewaanku di daerah pinggiran Mestre. Entah bagaimana ia datang ke sana, saat kutanya bagaimana dia bisa tahu di mana aku tinggal, ia bilang ia tahu semuanya. Sejujurnya, kesanku pada pria ini adalah ... dia pria yang aneh dan entah mengapa sedikit menakutkan. Sungguh. Aku tak bisa meng
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


