PART 40

1333 Kata

Hari yang ditunggu tunggu tiba juga. Tepat hari Rafa adrian wicaksono akan mengucapkan janji sehidup sematinya dengan sang pujaan hati Anjani Devita Putri dihadapan penghulu, saksi, dan juga para tamu "Udah siap belum?" Tanya kava seraya mengancingkan jas putinya "Udah" jawab rafa terdengar gugup Tak lama kemudian para groomsmen mulai melangkah keluar ruangan. Setibanya di area akad nikah aura ketegangan mulai terpancar dari wajah rafa. Kava yang melihat hal itu langsung menepuk bahu rafa "Santai jangan tegang ntar malah grogi" ujar kava lalu meninggalkan rafa yang sudah duduk dihadapan penghulu dan saksi "Bagaimana? Sudah bisa dimulai?" Rafa dan para saksi hanya mengangguk Rafa hanya bisa menarik nafas sebelum menghembuskannya secara perlahan sambil membalas jabatan tangan pen

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN