Sluuurrp.... sluuuurrp..... sluuurrp.... Ini apa sih? Anget-anget enak, pikirku yang masih dalam keadaan setengah sadar. Sluuurrp.... sluuuurrp..... sluuurrp.... Aku membuka mataku dengan sedikit malas. G-Gracia? Apa yang Gracia lakukan disini? Kenapa tiba-tiba dia mengulum penisku? Tunggu dulu, Tidak! Itu bukan Gracia. Itu,... "Stef, ngapain sih? Masih pagi juga" kataku sambil mengucek mata dan melihat jam dinding yang masih menunjukkan pukul 6 kurang. "Habisnya aku bingung gimana caranya biar kamu bangun" balas Stefi sambil melepaskan penisku dari mulutnya dan bangkit berdiri. "Mau kemana?" tanyaku. "Balik ke kamar. Kamu langsung mandi gih!" perintahnya. "Katanya hari ini mau ngungkapin perasaan" tambahnya. Oh iya. Sekarang ini udah besok ya, pikirku. "Kamu gak mau mandi b

