Kalian pasti tahu kan siapa yang memanggilku seperti itu, tidak perlu kujelaskan kan. Tapi seharusnya daripada aku mengetik 'panggil seseorang' lebih baik aku mengetik 'panggil Shania' itu lebih singkat sepertinya. Aku menoleh sebentar. "Lo 2-shot?" tanyanya. Aku mengangguk kecil sebelum akhirnya berjalan keluar. Seketika suasana dibelakangku berubah menjadi sedikit gaduh. Dari apa yang kudengar intinya, mereka seperti berebut untuk 2-shot denganku. Apa-apaan sih mereka ini, batinku. . . . . . . . "Dapet siapa?" tanya Rafli saat kami sedang nongkrong disalah satu cafe di mall ini. Kami sudah selesai theater dan 2-shot. Ya wajar lah kalau nongkrong dulu. "Apanya?" tanyaku. "2-shot" "Kepo banget sih lo" "Tinggal jawab aja" "Julie" "Enak bener lo anjir! Baru ulang tahu

