"Masih lemes gak mau ikut gio itu?" tanya oma pada lisa. "Enggak oma." lisa tersenyum senang mendengarnya. "Ya udah, biar bibik ambilin parfumnya ya." kata oma pada lisa. Oma belum mengizinkan lisa mandi, takut demam. "Iya oma." Lisa tak berpikirkan apapun. Dia hanya senang akan keluar dan sedikit jalan-jalan, dan mencari coklat. Tanpa meminta tas atau bahkan ponselnya. Bibik yang tak tau pun akhirnya hanya mengambikkan parfum. "Ini non." Bibik kembali ke ruang tengah dengan membawa parfum. Lisa pun langsung menyemprotkan parfum sebanyak yang dia inginkan. Tak kama mereka mendengar langkah kaki masuk. Lisa yakin itu pasti gio. "Yuk, mau cari coklat kan?" kata gio dengan langkah gagah masuk ke rumah dan mengulurkan tangan kepada lisa. "Oma, anna pergi sebentar ya o

