"Hati-hati kalau jalan sayanggg. Liat-liatt." Gio langsung menarik lisa dan memeluknya dengan erat, melindungi tubuh lisa atau bahkan kakinya agat tak terkena pecahan kaca. "Bapak-" "Janga dipecat. Salah aku yang gak lihat-lihat." Baru saja gio ingin menanyai pekerja laki-laki berumur itu, apa baik-baik saja. Tapi lisa yang tau sifat gio yang perfectionis. Suka memecat orang sembarangan langsung memotong ucapan gio. "Siapa yang mau mecat bapaknya sayangg, mau tanya." "Bapak baik-baik aja. Kena kakinya atau enggak?" tanya gio pada bapak pekerja itu. "Enggak tuan. Saya gak apa-apa. Maaf ya non, non gak kena kan?" tanya bapaknya malah khawatir pada lisa. Semua pekerja juga sudah tau dan melihat wajah lisa dibanyak media. Kalau lisa itu adalah calon istrinya gio. Bapa

