"Mas Aaron tumben-tumbenan ngajak ketemuan di cafe? Ada apa, ya?" Andien baru saja memarkirkan mobilnya di pelataran Bojes Cafe's. Tadi sewaktu ia baru selesai merias pengantin, tiba-tiba ada pesan masuk dari Aaron yang isinya mengajak ketemuan di cafe milik Bojes. Gadis tersebut turun dari mobil dan bergerak memasuki badan cafe. Ia kembali memeriksa ponselnya ketika terdengar ada bunyi notifikasi pesan masuk. Rupanya ada pesan chat dari Aaron. Lelaki tersebut meminta Andien menuju meja nomor tigabelas, karena Aaron telah menunggunya di sana. "Meja nomor tigabelas? Mana, ya?" Andien mulai mencari-cari meja nomor tigabelas tersebut. Ketika sudah ketemu, ia lantas mendapati kakaknya tengah duduk bersama dengan seorang perempuan yang semalam telah ia lukai hatinya. "Eh, Ndien. Duduk sin

