Part 57. Bertepuk Sebelah Tangan

1177 Kata

"Siang Ayang Rain," sapa Andien riang pada lelaki pujaannya. Lelaki yang dimaksud adalah Erik. Andien sudah biasa memanggil Erik dengan sebutan Ayang Rain. Siang ini Andien sengaja mendatangi Erik di kantor. Akhir-akhir ini ia jarang menemui pria itu karena jadwal merias manten cukup padat. Sekarang, berhubung sedang senggang, Andien langsung tancap gas menemui Erik di kantor. "Kamu nggak bosen tiap hari ke sini?" tanya Erik yang masih sibuk menatap layar komputer. "Dih, aku, kan, udah beberapa hari nggak ke sini, Yang. Kalau misalkan aku harus tiap hari ke sini, aku tentunya nggak akan bosen." Andien memilih duduk di sofa empuk yang letaknya tak jauh dari meja kerja Erik. "Kamu udah makan siang? Kalau belum, makan dulu, yuk," ajak Andien. "Aku masih nanggung. Kalau mau makan, ya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN