18

880 Kata

Mendengar suara langkah yang sedang terburu-buru, Devin menoleh ke arah tangga. Melihat Tama yang baru saja turun dengan pakaian kasualnya. "Mau kemana lo?" Devin bertanya dengan kernyitan di dahinya. Seolah-olah dia beneran tidak mengerti mau kemana Tama pergi. Tama sontak menatap abangnya yang tengah duduk di sofa ruang keluarga. Meringis pelan, Tama menguncir rambutnya asal. "Mau keluar sebentar, bang." Balas Tama sambil berlalu menuju ruang tamu. Devin seketika mengikuti Tama lalu mengambil kunci motornya di atas meja. "Ayo gue anter." "Hee?" Tama sontak menoleh ke Devin. Matanya melotot dengan mulut terbuka. "Gak usah, bang." "Apanya yang gak usah?" Tanya Devin tajam. Membuat Tama mengatupkan mulutnya. "Lo malem-malem keluar sendirian. Mau ketemu Jaehyun kan lo?" Sedetik

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN