Lampu lalu lintas menunjukan warna merah, mobil yang Devin bawa jadi berhenti. Menghela panjang lalu bersandar, ia menoleh ke samping dengan sedikit mengernyit mendengar adiknya tumben-tumbenan keliatan senang. Cewek itu sedang menyalakan musik, memutar lagu Kasmaran dari Jaz, membuat Devin semakin terheran. Dengan santainya, punggung tangannya menyentuh jidat Tama. Tidak panas, Devin menarik lagi tangannya. Tapi anehnya lagi, Tama tidak merasa terganggu. Biasanya apa yang Devin lakukan pada Tama pasti segera di pukul atau di maki. "Pun aku merasakan, getaranmu, mencintaku seperti kumencintaimu, sungguh kasmaran aku kepadamu..." "Kasmaranku kepadamu..." Devin bahkan semakin melongo melihat Tama sudah bernyanyi di lirik terakhir. Sungguh, Devin akan bertanya banyak ke Tama nanti. B

