55

691 Kata

Di halaman belakang, tepatnya di joglo, jam 3 pagi, Tama terbangun saat merasa rambutnya diusap-usap. Matanya terbuka dan mengerjap pelan, menguasai diri. Begitu sadar sepenuhnya, cewek itu beranjak duduk dengan mata membulatnya. "Pagi," sapa seseorang berasal dari belakang tubuhnya. Tama balik badan, dan makin terkejut melihat Taeyong yang duduk sila dengan senyum teduhnya. Jantungnya makin berdebar cepat. Antara takut dan senang bercampur satu. Masalahnya, langit masih gelap. Cowok itu bilang pagi. Dan yang makin membuat Tama merinding, ADA TAEYONG DI DEPAN MATANYA! Tubuhnya bergetar, bulu kuduknya berdiri. Selain hawa dingin menusuk kulitnya, pikirannya berkecamuk melihat orang itu. Tama menarik napasnya dan berhembus pelan dengan mata terpejam. Taeyong yang melihat jadi terheran

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN