Naya berdiri memperhatikan wanita paruh baya mendekatinya dan Ankara. Naya menunjukkan senyum manis di wajahnya dengan sopan sambil mengangguk menyapa wanita tersebut. Arimbi yang baru saja datang langsung mendekati Naya dan merangkul Naya begitu saja. "Siapa dia Ankara?" pertanyaan kedua kali di ucapkan oleh ibu Ankara membuat Arimbi menggelengkan kepalanya. "Dia pengasuh baru Kayla, Ma. Naya, kenalin ini mama aku dan tentunya mama A'an, juga!" Naya menahan tawanya mendengar Arimbi selalu menggoda adiknya. Ankara berdengus menatap Arimbi marah. "Naya, Tante!" ucap Naya dengan mengangguk sopan di hadapan ibu Ankara. Wanita paruh baya itu tersenyum lalu mengusap pundak Naya lembut. "Oh, jadi kamu yang selalu di cari cucu saya, yang bernama Naya itu?" Naya mengerjabkan matanya lalu menat

