"Kenapa lama sekali?" protes Danu ketika Rita baru saja masuk ke dalam mobil. Pria itu masih tak tahu kalau Stevan memiliki hubungan dengan Sena. Rita tersenyum. "Maaf." Hanya itu yang bisa Rita ucapkan. Sikapnya ke Danu masih saja dingin. Ia masih belum bisa sepenuhnya melupakan kesalahan Danu yang dengan sengaja memberi Kevin saham yang sama dengan Stevan, walau anak tirinya itu tak pernah ikut bekerja. Danu menyadari sikap dingin Rita. Ia hanya bisa mengembuskan nafas panjang. Karena baginya sekarang, mempertahankan rumah tangganya dengan Rita sangatlah penting. "Jalan, Pak," ucap Danu pada sopirnya. Di tempat lain, Jaka yang tengah menyapu halaman, tiba-tiba merasa pusing. Matanya tak bisa melihat dengan jelas, keringatnya mulai bercucuran dan kakinya terasa gemetar. Pria tua

