andini membesarkan bola matanya.arya yang melihatnya bukanya takut malah senyum senyum ahh dasar cowo aneh batin andini arya malah maju mendekat kearah andini dengan suara andini berkata "kamu hutang penjelasan kepadaku" "penjelasan tentang apa sayang..." "apa kamu bilang sayang..."andini tak habis pikir nyali arya terbuat dari apa kenapa dia enteng banget mengatakanya "iya sayang...kan sama calon istri harus gitu panggilnya,apa kamu punya panggilan lain honey...mama ....bee..."arya tampak menimbang nimbang semua nama panggilan dengan dahi yang berkerut tampak sedang berpikir. kayak orang bener aja ni orang. "stop " "jangan bahas itu" "lagian ni yaaa...siapa pula yang mau kamu panggil dengan sederet nama itu " "sayang kenapa...kan bagus ..." "gimana kalau aku pannggil kamu ayang

