Tak disangka, kapten bajak laut itu ternyata dapat begitu cepat membawa para pembunuh untuk masuk ke dalam kastil. Hal itu membuat Carol menjadi sedikit panik. Ia kemudian melirik ke arah Melissa. Tuan Putri yang belum lama tadi berhasil meraih kemenangannya, kini tampak sangat ketakutan. Wajah Melissa pucat dan tubuhnya gemetar. Carol tercengang menatap Melissa. Dalam benaknya, Melissa adalah sosok yang bermartabat, menawan, heroik, gagah berani, dan tidak lemah seperti sekarang. Namun, samar-samar Carol merasa bahwa reaksi Melissa saat ini sepertinya hanya pura-pura. Kalau begitu, untuk siapa ia berpura-pura? Di saat Carol masih terus berpikir, Frick, yang mengenakan kostum indah dan mewah seperti bangsawan, tampak membungkuk memberi hormat. Dengan senyumnya yang kejam, ia berseloroh,

