Para ksatria bersorak-sorak dengan diterangi roda gigi bercahaya dari belakang punggung mereka. Sorakan dan barisan mereka bersatu, seperti tirai besi tembok kota. Aura semangat menggebu memenuhi kota seolah menembus langit. Di atas langit, Ksatria Elang Naga menyaksikan dengan nanar barisan benteng pasukan itu. Matanya yang dingin seolah tidak bisa hanya diam. Pikirannya ingin menguasai dan menghabisi tiap ksatria yang ada di sana. Ia memberikan isyarat perintah pada monsternya dengan mengangkat pedang. Monster Elang Naga dengan cepat menembus ledakan asap beracun yang dihembuskan Puding. Dari punggung Monster Elang Naga, serangan cahaya pedang yang menakutkan, meledak, dan meluncur ke arah para ksatria. Boom! Ledakan dari bilah cahaya pedang sangat besar hingga menyebar ke udara. Para

