"Pembantu murahan lagi? Astaga!" Helios mencengkeram rambutnya kasar, "Aku memang seorang pembantu, tapi aku bukan w************n. Jadi, berhenti menyebutku murahan!" lanjut Helios tegas. Lelah sudah selama ini ia bersikap sopan. Sekarang, ia tidak ingin berbicara sopan dengan laki-laki yang sering sekali menyiksanya. Zeus cukup tersentak dengan cara bicara Helios. "Kau memang murahan, Hely. Kenapa kau harus marah dan menyangkal?" Zeus tersenyum smirk menatap Helios. "Baiklah, aku memang w************n. Jadi, apa kau masih ingin meniduri w************n sepertiku ini?" Helios menggertakkan giginya sambil melepas dua kain yang tersisa. Wanita itu berusaha menahan rasa malunya kuat-kuat. Ia pikir, dengan apa yang ia lakukan saat ini akan membuat Zeus mengurungkan niatnya untuk menidurinya

