"Lepaskan anak-anakku---" Bibi Fatihah bergegas kemari dengan membawa pisau dapur, dia berlari dengan tubuh gemuknya sehingga seisi rumah pun berasa bergetar. Saat Bagya hendak turun tangan, dia menyadari bahwa di lantai bawah, mobil keluarga Haryanto sudah tiba. Bagya tidak memedulikan hal lain lagi, dia langsung menendang bibi Fatihah dan menyingkirkan Harold dan Erline lalu hendak melarikan diri dengan membawa sangkar burung beo itu, namun, Harold menyandung kakinya. Dia langsung meraih dinding sehingga tidak jatuh, tetapi sangkar burung beo yang ada di tangannya jatuh ke lantai. Pengaruh gravitasi, sangkar itu pun terbuka, Hurley pun terbang dengan gesit. "Hei!" Bagya mengulurkan tangan hendak menangkapnya, tetapi hanya berhasil menarik bulunya. "Kalian sungguh m

