Bab.25 Pertarungan Sengit

1545 Kata

  Keempatnya mengelilingi Erika, tidak menunggu Erika sempat bereaksi, mereka langsung merentangkan tangan dan langsung menerkamnya.   Erika buru-buru melindungi wajahnya dan bergerak mundur dengan menyedihkan.   Sepasang tinju tidak bisa menyaingi empat tangan, apalagi dia adalah wanita lemah yang tidak memiliki kekuatan untuk membela diri. Seketika, rambut Erika sudah ditarik-tarik sampai berantakan oleh keempat wanita itu, lengannya juga dicakar-cakar.   Gigolo itu berdiri di samping dan tidak tega melihat Erika ditindas oleh mereka dia pun berkata, "Jangan memukulnya lagi, dia juga tidak sengaja dan hanya salah mengenal orang."   Emosi Kak Nedia masih belum mereda, "Datang bersenang-senang ke Pesona Bar malah tidak mengenal aku siapa, bahkan terang-terangan memprovokasiku, aku akan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN