Bab 169 - ketidaksetujuan Mama

2139 Kata

“Ada apa, Nak?” Jayden menoleh ke arah sang Mama yang kini tengah membawa dua cangkir di tangannya yang berisi teh dan kopi. Jessica duduk di sebelah sang putra, keduanya baru saja pulang dari perusahaan untuk menghadiri rapat, yang bisa di bilang sangat alot sekali. Hal itu membuat Jessica dan Jayden sedikit kerepotan dengan tingkah para investor. “Aku tidak apa-apa, Ma. Hanya memikirkan soal tender proyek tadi,” jawab Jayden. Jessica menaikkan sebelah alisnya. Ia tak percaya dengan jawaban sang putra, ia tahu jika Jayden tidak sepenuhnya memikirkan proyek tadi. “Iya kah?” tanyanya. Jayden menatap sang Mama yang terlihat meragukannya. “Memang aku terlihat seperti apa saat ini?” Jessica terkekeh mendengar pertanyaan Jayden itu. Putranya itu memang sudah dewasa dan bisa di bilang sud

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN