Bab 185 - Rumah Sakit

2371 Kata

Hangat. Itulah yang Aruna rasakan saat ini. Berada di tempat yang entah di mana, sama sekali tidak ia kenali. Tak ada siapa pun tak ada apa pun selain warna putih. Ia tak bisa melihat apa-apa selain warna putih dan sebuah kehangatan yang menyelingkupinya. “Di mana ini?” Terasa de javu, kejadian ini seolah pernah ia alami sebelumnya. Aruna memutar tubuhnya, tapi tetap saja ia tak bisa melihat apa-apa selain hanya warna putih bersih. Dinding-dinding itu berwarna putih, bersamaan dengan lantai dan juga cahaya dengan warna yang sama. “Ini apa? Di mana? Masa iya aku sudah mati? Perasaan aku selamat,” gumamnya bingung. Sebuah ingatan muncul di depan matanya. Dari saat ia kecil hingga masa-masa di mana ia sengsara saat bersama keluarga liciknya itu, saat ia bertemu dengan Jayden dan menjalan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN