"Berhenti di depan toko itu." Bima menoleh menatap Jasmine yang menunjuk ke sebuah toko kue berwarna putih dan pink yang dibuat selayaknya krim yang cantik. "Toko kue itu?" tanya Bima dengan nada ragu. Jasmine mengangguk, "Tiba-tiba aku ingin makan kue dan sekalian membelinya untuk orang rumah," ujar Jasmin yang diangguki oleh Bima. Mobil berhenti di parkiran samping toko kue itu. Jasmin turun dan Bima mengikuti ke manapun Nona mudanya ini pergi. ia tak bisa meninggalkan Jasmine sendiri, Wajah Jasmine berubah cerah, matanya menandakan ketertarikan melihat jejeran kue rapi yang disusun sesuai jenis dan rasa. Pandangannya beralih ke etalase dengan jejeran kue tart kecil yang ada di sana. “Bima? Menurutmu ini bagus tidak?” tanya Jasmine seraya menunjuk ke aras sebuah tart kecil dengan h

