"Dave, masih memikirkan soal semalam?" tanya sang ibu. David yang tengah menghabiskan sarapannya itu hanya menoleh sebentar dan kembali melanjutkan makannya. Ia masih kesal saat ibunya malah mengajaknya berargumen. "Dave?" "Dave harus segera berangkat, Ma. Takut terlambat." Ia segera menghabiskan sarapannya dan mengambil tas yang disimpan tepat di sampingnya. "Mama belum selesai makan, Dave. Tunggulah sebentar." "Tidak usah diantar, Ma." "Dave, di luar itu bahaya." "Kenapa Mama lebih percaya pada hal-hal semacam itu daripada perkataan Dave? Sudah, anggap saja semua angin lalu. Dave berangkat, Ma." Setelah berpamitan, David mengambil skateboard yang sudah cukup lama tidak ia gunakan. Rasanya susah lama sekali dirinya tidak menyentuh benda yang biasa digunakan untuk berolah raga ini

